5 Kelebihan Pesantren Al Ishlah Bondowoso | Biaya Masuk Unik

Posted by

Pesantren Al Ishlah Bondowoso | Meskipun berada di wilayah yang tidak begitu ramai, Bondowoso, Pesantren ini telah menghasilkan muslimin yang berkualitas, soleh, tegas, cerdas dan lugas.

Banyak alumni yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri seperti, Universitas Al Azhar- Cairo. 

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan Pesantren Bondowoso dari sisi kelebihan yang dimilikinya berdasarkan review, rating di Google, website resmi, serta sumber lainnya agar menjadi informasi lengkap bagi yang ingin tahu tentang Pesantren Al Ishlah Bondowoso. 

Sejarah Berdiri Pesantren Al Ishlah

Pondok Pesantren didirikan oleh KH. Muhammad Ma’shum tahun 1970, dengan nama Pesantren Miftahul Ulum. Awal mula pesantren ini hanya memiliki satu masjid hasil wakaf yang biasa dipakai untuk sorogan dengan 3 santri saja. Pesantren yang semula hanya dibangun di atas tanah seluas 0,5 ha saja kini berkembang pesat. 

pesantren al ishlah bondowoso

Tepat tanggal 4 Oktober 1974, pesantren berganti nama menjadi Pondok Pesantren Al-Ishlah yang artinya perbaikan atau memperbaiki. Di Bondowoso pesantren ini cukup berpengaruh, terutama KH. Muhammad Ma’sum yang menjadi tokoh muslim di Jawa Timur. 

Setelah KH Muhammad Ma’shum wafat tanggal 13 September 2018, kepemimpinan pesantren dilanjutkan oleh puteranya, KH. Thoha Yusuf Zakariya,Lc. Pesantren pun terus berkembang dan menjadi salah satu pesantren terbaik di Bondowoso

Kurikulum Pendidikan Al Ishlah Bondowoso

Dalam sudut pandanng kami Pesantren Al Ishlah Bondowoso merupakan duplikasi dari sistem pendidikan di Pesantren Gontor Ponorogo namun dikombinasikan dengan  tradisi pesantren salaf khas Jawa Timur. 

Di website resmi tertulis bahwa pendidikan di Al Ishlah Bondowoso menggunakan sistem dan disiplin dari pondok Gontor. Keunggulannya adalah, sistem pendidikan Gontor tidak memisahkan antara pendidikan umum dan agama, semua diramu menjadi satu dalam pendidikan klasikal, di kelas. Atau dikenal dengan KMI.

Maka bisa dilihat dari cara berpakaian santri, baik putra atau putri lebih berkiblat pada modern. Ini salah satu daya tarik, karena di Tapal Kuda, umumnya  pesantren berkiblat ke tradisi salaf. 

Kedua, sistem pendidikan model ini menekankan pembentukan karakter di mana ditempa dengan disiplin di luar kelas selama dua puluh empat jam dengan ketat. Inilah mengapa Al Ishlah memiliki alumni yang cukup bagus dan kuliah di perguruan tinggi ternama di Indonesia dan luar negeri. 

Ketiga, pendidikan bahasa di pesantren ini juga kental seperti di Gontor. Bahasa Arab dan Inggris menjadi bahasa komunikasi yang dilatih dari pagi, di dalam kelas, dan dipraktekkan di luar kelas. Hal ini pula yang membuat Al Ishlah menjadi salah satu pesantren unggulan di Bondowoso. 

Namun demikian sistem pendidikan ini disempurnakan dengan pendidikan akhlaq, khas pesantren-pesantren tradisional Jawa Timur seperti Sidogiri, Langitan dan lain sebagainya. Bentuknya adalah penanaman adab sopan santun sehari-hari, kepada teman, guru, kepada orang tua, dan lain sebagainya. 

Maka jika di Gontor Ponorogo ibadah-ibadah sepeerti Shalat malam, shalat dhuha, puasa Senin Kamis belum dirutinkan, maka di pesantren Al Ishlah hal ini menjadi rutinitas yang sering dilakukan. Bahkan puasa mutih. 

Sehingga pesantren Al Ishlah Bondowoso bisa dikatakan sebagai pesantren modern dengan inti pendidikan akhlaqul karimah. Tidak lupa kajian kitab kuning. 

Panduan Terbaik

Tahfidz Quran di Ponpes Al Ishlah

Ini sisi menarik yang biasanya jarang dilakukan di pesantren modern, yaitu tahfidz Quran. Di pesantren Al Ishlah Bondowoso terdapat tahfidz Quran dengan hafalan minimal 8 juz. Jumlah ini tentu sangat lumayan. Artinya satu semester memiliki kewajiban menghafal sekitar satu juz.

Tidak hanya itu, tahfidz Qurannya disertai dengan pemahaman terjemahnya harfiah dan murodiyah. Yaitu pemahaman secara kata-kata dan maksud yang terkandung di dalamnya. Sehingga santri tidak hanya menghafal, tapi juga memahami kandungan Al Quran. 

Fasilitas Pesantren Modern Bondowoso Al Ishlah

Pesantren Al-Ishlah dibangun di atas tanah seluas 13 hektar. Yang terdiri dari asrama putra dan putri dengan masjid di masing-masing asrama. Selain itu juga terdapat gedung sekolah yang terpisah antara putra dan putri, laboratorium komputer dan micro teaching, aula serba guna dan perpustakan. 

Bisa dikatakan fasilitas yang tersedia cukup mumpuni. Bahkan untuk wilayah Jawa Timur, khususnya tapal kuda, Al Ishlah menjadi salah satu pesantren dengan penyedia fasilitas yang cukup lengkap, baik untuk pendidikan formal atau asrama. 

Sisi lain yang menurut kami cukup bagus adalah suasana pesantren yang sangat rindang dan hijau. Gendung-gedung banyak dikelilingi oleh pepohonan yang menjulang. Sehingga udara di pesantren ini sejuk dan segar. 

Bagi wali santri yang ingin berkunjung dan membutuhkan penginapan tidak perlu repot mencari di luar, karena di pesantren ini terdapat ruang inap bagi wali santri. Tersedia pula fasilitas kesehatan berupa ambulance yang siaga 24 jam. 

Biaya Masuk dan Pendaftaran

Sisi biaya masuk merupakan sisi keunggulan selanjutnya. Pesantren Al Ishlah memiliki tiga model pembayaran. Kami jarang menemukan di pesantren-pesantren lain. Untuk biaya pendidikan di pesantren ini, dibedakan sesuai kemampuan bayarnya. 

Jika santri berasal dari keluarga yang mampu, maka biaya pendidikan per bulan sebesar Rp. 700.000,-. Sedangkan bagi keluarga yang kurang mampu, bisa membayar biaya minimal Rp. 350.000,-. Apabila santri berasal dari keluarga yang sama sekali tidak mampu bayar, maka tidak akan dipungut biaya pendidikan alias gratis.

Artinya tersedia pendidikan yang bagus namun dengan biaya yang cukup terjangkau bagi santri-santrinya bahkan gratis. Oleh sebab itu animo santri yang datang ke Al Ishlah cukup banyak, ribuan. 

Namun demikian saran kami, bagi Anda  yang mampu lebih baik mendonasikan lebih, karena ketulusan pesantren ini dalam mendiddik santrinya patut diapresiasi. Jangan sampai mampu tapi menyampaikan tidak mampu, hehehe. 

Alamat Pondok Pesantren

Silakan kunjungi pesantren Al-Ishlah yang beralamat di JL. Raya Jember KM 07 No. 17-19, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan Kab. Bondowoso- Jawa Timur. Atau di telepon (0332) 424027 dan website resmi di http://alishlah.ponpes.id/

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *