perguruan tinggi islam terbaik

7 Panduan Memilih Pesantren Terbaik

Posted by

Jika Anda ingin memasukkan anak ke pesantren, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan di era internet seperti sekarang dalam memilih pesantren. Terutama karena banyaknya informasi yang beredar di Internet.

Kami akan membuat kriteria bagaimana pesantren tersebut disebut bagus. Kriteria ini kami buat berdasarkan pengalaman yang kami alami selama beberapa tahun dalam mereview pesantren. Semakin banyak kecocokan, artinya pesantren tersebut sangat bagus. Kriteria ini kami ambil juga dari pengertian pesantren itu sendiri.

Berikut kami berikan 7 panduan memilih pesantren terbaik.

Kyai Pesantren

Namanya pesantren ada kyai, bukan direktur atau kepala sekolah. Karena dari kyai inilah ilmu pesantren itu bersumber. Baik ilmu dalam artian seperti mengaji kitab, atau ilmu dalam arti ilmu kehidupan yang diajarkan oleh kyai dalam bentuk tauladan.

Tandanya adalah kyai tersebut ada di pondok pesantren. Atau lebih sering di pesantren daripada di luar pesantren. Caranya mudah, coba ingin bertemu sang kyai, ada atau tidak. Meskipun belum diizinkan bertemu tidak masalah, yang terpenting adalah kyainya berada di pesantren tersebut.

Pimpinan pesantren Darul Rohmah Jakarta

Karena sekarang banyak orang yang ke Boarding School, mengatakan ke pesantren, padahal sangat berbeda. Pesantren berbasis pendidikan dari kyai, sedangkan boarding school berbasis pendidikan formal yang diasramakan.

Masjid dan pagar

Ini adalah ciri penting kedua dari pesantren yang bagus. Kalau itu pesantren putra, maka ada masjid di jantung pesantren tersebut. Karena dari masjid itulah sumber segala aktivitas. Kyai yang mengajar tempatnya di masjid. Tidak perlu kelas mewah.

Cirinya selalu masjidnya lebih besar dari gedung apapun di pesantren. Karena masjid akan mengumpulkan seluruh santri pesantren di waktu shalat. Maka hal aneh kalau ada masjidnya dan kecil. Itu artinya masjid tidak difungsikan untuk menampung semua santri pesantren.

Kalau untuk santri putri, yang pokok dari pesantren tersebut adalah pagar keliling dari asrama. Di manapun kalau pesantren putri pasti ada pagar yang mengelilinginya. Karena pagar tersebut berfungsi menjaga santri putri dari gangguan-gangguan. Kalau tidak ada hal tersebut, maka pesantren belum benar-benar menjaga santri putrinya.

Identitas Pesantren

Yang ketiga dari pesantren tersebut bagus adalah identitasnya jelas. Maksudnya adalah pesantren tersebut tidak gado-gado. Contoh pesantren Sidogiri, dari dulu hingga sekarang identitasnya adalah pesantren tradisional yang fokus pada pendalaman kitab-kitab kuning. Kenyataannya sampai sekarang santrinya ribuan. Tidak berkurang. Identitasnya jelas.

Pesantren Yanbu’ul Quran, Kudus, identitasnya jelas pesantren tahfidz Quran. Fokusnya pada Quran tersebut. Sama juga dengan Gontor, pesantren modern, fokusnya pada sistem yang modern.

Sekarang banyak pesantren seperti bingung identitas. Tahfidz iya, kemudian sekaligus fokus disains, kemudian fokus lagi pada aspek kepemimpinan, fokus lagi pada aspek kitab kuning. Pasti dapatnya hanya sedikit-sedikit saja. Karena waktunya santri dan kemampuan santri tidak mungkin menampung sempurna, bahkan kalau terlalu banyak yang dijejali, justru santri tidak mengingat dengan sempurna, dan mengingat sedikit-sedikit saja. 

Disiplin Pesantren

Yang keempat adalah dari faktor disiplin di pesantren. Ketika disiplin di pesantren benar-benar ada, artinya ada pendidikan yang baik. Karena pendidikan di asrama memiliki nyawa disiplinnya. Itulah yang membentuk karakter santri.

pesantren terbaik di Semarang

Tandanya sederhana, ada hukuman untuk yang melanggar. Meskipun di pesantren disiplinnya berbeda-beda, tapi pasti ada hukuman yang harus ditetapkan. Dari sinilah pesantren tersebut akan memiliki warna dan karakter.

Jika masalah disiplin, tentu banyak pesantren yang merujuk ke Gontor. Tanya saja, apakah setiap santri pernah dihukum. Kalau belum pernah, itu artinya disiplin di pesantren tidak bagus. Kalau pernah, itu artinya pesantren bagus. Karena setiap santri pasti pernah melanggar disiplin yang ketat.

Pemisahan Santri Putra dan Putri

Ini ciri yang paling mudah bisa dilihat dari bagus tidaknya pesantren. Yaitu antara santri putra dan putri dipisah. Semakin jauh terpisah, semakin bagus. Semakin dekat antara santri putra dan putri, artinya semakin kurang bagus.

Karena di pesantren adalah masa remaja, di mana kesukaan terhadap lawan jenis sedang tumbuh berkembang. Oleh sebab itu ketika terlalu dekat, maka akan menjadikan proses pembelajaran menjadi tidak sempurna.

Hampir di semua pesantren bagus, antara pesantren putra dan putri selalu terpisah dan tidak dekat. Minimal gedung putra tidak terlihat oleh putri ketika di asrama, dan gedung putri tidak terlihat oleh santri putra ketika di asrama.

Lihat Antara Iklan dan Kenyataan

Di saat era informasi seperti sekarang ini, banyak pesantren yang dengan mudah menyampaikan keunggulan masing-masing. Terkadang ada juga yang memang dilebih-lebihkan. Maka harus diteliti baik-baik.

Pesantren Darul Arqam Kendal

Untuk pesantren, lebih baik datang saja ke pesantren tersebut, kemudian perhatikan baik-baik antara apa yang disampaikan diiklan dengan kenyataan. Misalkan juara sains, maka lihatlah berapa banyak pialanya, jangan-jangan hanya sekali tapi terus dipublikasi.

Jangan sungkan untuk bertanya-tanya, seperti layaknya pembeli ingin mendapatkan sebuah produk dari penjual. Jika sudah mantap, maka barulah anak diantar untuk didaftarkan di pesantren tersebut.

Jadwal Harian

Yang terakhir adalah jadwal harian dari pesantren tersebut. Jadwal harian yang dimaksud adalah rutinitas sehari-hari. Apakah ada jadwalnya atau tidak. Banyak pesantren yang justru tidak memiliki aspek ini. Yang penting masuk pesantren, selesai.

Tanyakan jadwal lengkapnya. Biasanya terpampang kok di masing-masing pesantren, baik di brosur atau di dinding pesantren. Kemudian lihat baik-baik kegiatan apa yang dominan, maka disitulah terlihat identitas pesantren. Jika pesantren tahfidz Quran, tapi jadwal tahfidz Quran hanya pagi hari, maka patut dipertanyakan.

Inilah beberapa cara panduan memilih pesantren terbaik di Indonesia. Tentu tidak mungkin setiap pesantren memiliki tujuh dari kriteria tersebut. Salah dua saja sudah bagus. Tapi paling tidak salah satunya. Semoga pedoman ini menjadi bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *