Catatan Episode Virus Corona di Indonesia

Posted by

Virus Corona di Indonesia menjadi wabah yang sudah menjalar ke banyak provinsi di Indonesia. Panduan terbaik akan menyusun detik-detik bagaimana virus yang dikenal dengan covid19 tersebut berlabuh di Indonesia.

Penyusunan ini berdasarkan kejadian yang dimuat di media masa ternama di Indonesia. Kami susun berdasarkan kalender sehingga bisa menjadi catatan sejarah untuk kita, juga menjadi catatan di panduan terbaik. Berikut catatan episode virus corona di Indonesia

Wabah Corona Memuncak di China

Awal mula virus ini berasal dari Wuhan, Hubei, China pada Desember 2019. Kasus ini kemudian memuncak pada Februari 2020 di mana Wuhan menjadi pusat virus sampai membangun satu rumah sakit khusus untuk pasien Covid-19.

Beberapa Negara Mulai Tertular Corona

Ajaib, hanya dalam beberapa waktu saja beberapa negara sudah tertular. Seperti Iran, Korea Selatan, dan Italia. Di sinilah negara-negara yang berhubungan dengan China, atau pernah ke China menjadi khawatir. Terbukti, beberapa negara lain terkena Corona. (dunia.tempo.co)

Di sini Indonesia mulai khawatir karena dikenal dekat dengan Cina, banyak interaksi langsung.

Ahli Kesehatan Heran Corona di Indonesia

14 Februari 2020 Chief Medical Officer Australia Brendan Murphy menyatakan ada alasan untuk khawatir melihat Indonesia, bisa jadi ada kasus yang tidak terdeteksi mengingat interaksi Indonesia dunia luar masih terbuka, dan dengan Cina sangat sering. Sebelumnya peneliti Harvard juga menyatakan bisa jadi di Indonesia sudah ada namun belum terdeteksi. (Sonora.id)

Acara Dansa di Menteng

Pada tanggal 14 Februari 2020 diadakan acara dansa oleh salah satu klub di Menteng. Agenda tersebut dihadiri oleh 50 orang yang berasal dari beragam negara. Dari lantai dansa inilah nantinya mulai muncul pasien positif covid-19. Karena ada pasangan dansa berasal dari Jepang yang ternyata positif covid-19.

Menkes Terawan Membantah

Tidak berselang lama dari berita tersebut muncul bantahan Kemenkes, Terawan, “Intinya apa yang sudah kita kerjakan sudah ber-standar internasional,” Ujar Menkes Terawan di Kantor TNP2K, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Bahkan dipersilakan memeriksa laboratorium dan proses pemeriksaannya. (Sonora.id)

Pada tanggal sekitar 17-18 Februari bahkan Dahlan Iskan menulis, banyak pihak yang meragukan kebersihan Indonesia dari Virus Corona.

Genjot Pariwisata di Tengah Corona

Pada 17/2/2020 Pak Jokowi merencanakan insentif pariwisata di tengah wabah Corona. Bahkan pada akhir Februari menteri pariwisata menyatakan bahwa akan ada insentif pariwisata agar wisatawan tetap datang ke Indonesia. Kebijakan ini tentu motifnya ekonomi, dan Indonesia belum menemukan kasus positif corona di Indonesia. Kebijakan ini sangat kontroversial di saat negara lain justru menutup pintu masuk kedatangan internasional karena khawatir corona.

Bahkan Menteri Keungan Sri Mulyani menyampaikan kebijakan tersebut tetap berlaku selain diskon tiket pesawat (5 Maret 2020. Katadata.co.id)

Baca: Fakta Tentang Virus Corona Yang Wajib Diketahui untuk Menghindarinya

Kelakar Pejabat di Indonesia

Setelah dugaan dari luar negeri, muncullah kelakar dari para pejabat.

  • Budi Karya menyampaikan Covid19 tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari makan nasi kucing.
  • Menteri Kesehatan menyampaikan mengapa Covid19 tidak masuk Indonesia karena doa masyarakat Indonesia. Tidak disampaikan penjelasan secara medis.
  • Mahfudz MD bahkan menyatakan (saat itu) hanya Indonesia satu-satunya negara besar di Asia yang tidak punya kasus Corona (cnn)

Umroh dari Indonesia Dilarang

Terhitung mulai 27 Februari Indonesia menjadi salah satu negara yang dilarang untuk umroh ke Arab Saudi, padahal belum ada satupun kasus yang terungkap. Banyak yang memprotes keputusan tersebut. Namun nama Indonesia sudah terlanjur masuk. Bisa jadi sama seperti peneliti Harvard yang meragukan Indonesia.

corona di Indonesia

Malaysia Mengumumkan Hal Aneh tentang Corona

Meski Indonesia menyatakan belum ada positif corona, tapi sekitar 28-2-2020, Malaysia justru mengumumkan kasus baru corona, yang ternyata salah satunya sempat mengunjungi Indonesia di awal Februari. (suara.com dan cnbcindonesia.com). Di sinilah keanehan muncul. Ada kasus impor dari Indonesia di Malyasia, tapi Indonesia sendiri belum mengetahuinya.

Evakuasi 238 Mahasiswa dari Wuhan

Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 238 mahasiswa Indonesai dari Wuhan, pusat sebaran virus covid19 di Cina. Namun demikian mereka hanya dikarantina kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing tanpa ada pemeriksaan covid19. Alasan menteri kesehatan kondisi mereka tidak menunjukkan terpapar corona, dan alat deteksi mahal. (1/3/2020)

Anies Baswedan Mengumumkan 32 Orang dalam Pengawasan

Meskipun Indonesia belum mengumumkan, gubernur DKI Jakarta menyampaikan ada 32 orang dalam pengawasan. Artinya sudah mulai ada tanda-tanda bahwa Corona sudah masuk ke Indonesia. Hingga Gubernur DKI menginstruksikan waspada Corona. (1/3/2020)

Menteri Terawan Membantah Anies Baswedan

Pernyataan Anies Baswedan justru dibantah oleh Terawan sehari setelahnya, “Jadi, kurang tepat pernyataan itu karena semua analisis polymerase chain reaction (PCR) menunjukkan hasil negatif (terinfeksi Covid-19). Kalau negatif artinya apa? Memang tidak ada,” ujar Terawan pada (2/3/2020. Republika.co.id). Di sini mulai muncul opini Gubernur mencari panggung.

Presiden Mengumumkan Indonesia Positif Corona

Belum sampai 24 jam dari bantahan tersebut, ternyata Presiden Jokowi mengumumkan ada 2 orang yang positif corona di Indonesia. pengumuman ini pada akhirnya membuat terkejut banyak pihak, apalagi sebelumnya ramai-ramai menyangkal Indonesia terpapar corona.

Masker Mulai Langka

Setelah pengumuman positif corona, masker mulai langka. Banyak diserbu masyarakat. Harga bahkan 10 kali lipat. Bahkan pemerintah menetapkan razia. Bahkan polda metro jaya mengamankan 22 penimbun masker di Jakarta. (5/3/2020. Detik.com)

Pasien Corona Bertambah 4

(6/3/2020) Diumumkan pertambahan kasus Corona berjumlah 2, sehingga total 4. Disebutkan oleh Achmad Yurianto bahwa pasien 3 dan 4 terkena dari pasien nomor 1 dalam satu kelompok dansa. (News.detik.com)

Pasien Corona Menjadi 6 Orang

(8/3/2020) Pasien Corona di Indonesia diumumkan menjadi 6 orang. Dijelaskan bahwa pasien nomor 5 adalah berusia 55 tahun, sedangkan pasien nomor 6 merupakan anak buah kapal Diamond Princess. Orang semakin sadar bahwa Indonesia tidak kebal dengan Corona dan mulai waspada.

Kepanikan Belanja Makanan Pokok

Bahan makanan pokok diserbu oleh pembeli. Beberapa mulai ada kekhawatiran untuk keluar rumah, sehingga memborong makanan pokok. Beberapa foto dan video keramaian di perbelanjaan modern terkait beras, mie instan menjadi viral. Corona di Indonesia mulai terlihat efeknya di masyarakat.

Budi Karya, Menteri Perhubungan Positif Corona

(14/3/2020) Menteri Perhubungan, Budi Karya, diumumkan positif corona sebagai pasien nomor 76. Budi Karya diketahui mengalami sesak nafas. Awalnya dirawat di rumah sakit swasta, tetapi kemudian kondisi memburuk. Apalagi menteri berkaca mata tersebut merupakan salah satu menteri yang aktif berpergian, juga diketahui memiliki kegiatan menjemput awak kapal world dream. Corona di Indonesia semakin nyata. (CNBCIndonesia.com)

Luhut Binsar Panjaitan menjadi sosok pengganti Menteri Perhubungan Tersebut.

Duta Corona

Ada-ada saja publikasi terkait corona, kali ini dari Menteri Kesehatan RI, Terawan. 188 WNI ABK World Dream sebagai duta imunitas corona. Padahal di masa ini pertumbuhan pasien semakin tajam. Agenda ini pun disorot nitizen, termasuk menjadi trending di twitter (14/3/2020). Mungkin hanya ada di Indonesia nama Duta Corona. Tapi begitulah, sehingga terkesan pemerintah masih fokus dengan publikasi, bukan penanganan virus corona di Indonesia.

Menteri Ikut Tes Corona

Setelah menteri perhubungan dinyatakan positif, pemerintah mulai memeriksa satu persatu orang-orang terdekat. Terutama ketika menhub juga ikut rapat kabinet, sehingga semua menteri diperiksa covid-19 (15/3/2020) di RSPAD Gatot Subroto. Pemerinta mulai terlihat waspada, karena ternyata tidak sekadar masyarakat yang terkena, tapi juga menteri.

49 TKA Cina Datang

Di tengah hangat-hangatnya virus corona dari Cina, tiba-tiba beredar video menunjukkan 49 TKA dari Cina menyerbu masuk Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara. Sontak hal ini membuat heboh Indonesia (15/3/2020). Apalagi perekam menyebut, “Corona datang…” video ini viral.

Penyebar video ini kemudian ditangkap karena terkena penyebaran hoax. Uniknya Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara Sofyan menyatakan bahwa mereka memang dari Cina dan berstatus Tenaga Kerja Asing (TKA) baru. Polemik ini sampai membuat kapolda Sultra minta maaf (tirto.id)

Endingnya Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa TKA Legal dan tidak ada yang dilanggar (detik.com)

Presiden Larang LockDown

Pada 16/3/2020 Presiden mengeluarkan pernyataan larang LockDown atau karantina wilayah untuk pemerintah daerah. Kebijakan terkait karantina tersebut, baik di daerah atau provinsi, hanya bisa diambil oleh pemerintah pusat. Pemda tidak boleh.

Presiden juga meminta, kebijakan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat. Karena tidak terpikirkan dalam benak pemerintah untuk LockDown. (Kompas.com) Dalam sudut pandang kami, bisa jadi kebijakan ini karena memandang persoalan ekonomi Indonesia. Jika LockDown, bisa jadi hal buruk terkait ekonomi terjadi.

Jumlah Terus Bertambah

Pada 18 Maret jumlah yang positif corona mencapai 227 pasien positif Corona. Pemerintah mulai meminta masukan intelejen untuk mengambil keputusan.

Jama’at Gereja Instruksi Karantina

Beredar berita di media online pada 20 Maret 2020 bahwa empat jama’at GPIB (Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat) meninggal setelah mengikuti acara persidangan Sinode Tahunan GPIB 2020 di Bogor pada 26-29 Februari.

Yang membuat heboh adalah hanya dua orang sempat mengikuti tes covid-19, tapi negatif, ada pernyataan terkena penyakit lain. Kemudian ada empat jama’at lainnya yang kini positif covid-19 dan dirawat di rumah sakit dengan kondisi stabil. Ada pula dua jama’at yang masih diisolasi. Selanjutnya beredar himbauan resmi dari GPIB tanggal 19/20/2020 agar jama’at yang mengikuti agenda tersebut mengisolasi diri. (kompas.com)

Pada hari ini diumumkan ada 306 positif covid-19 oleh pemerintah.

Bima Arya, dan Shalat Jum’at

Pada hari Jumat 20 Maret 2020, Indonesia cukup riuh dari pagi. Pertama adalah kabar positifnya walikota Bogor Bima Arya. Walikota muda ini positif setelah pulang dari kunjungan di Turki dan Azzerbaijan.

Kedua, berlakunya aturan pertama kali shalat Jum’at diganti shalat dhuhur sesuai dengan fatwa MUI. Bahkan hal ini langsung diinstruksikan di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan. Aturan ini membuat heboh banyak umat Islam karena banyak yang kukuh ingin shalat Jum’at.

Pada hari ini kasus sudah 369 yang positif covid-19. (kompas.com) Khusus Jakarta 1.028 ODP, 447 PDP dan 224 Positif.

Pada hari ini pula Anies Baswedan mengumumkan ada 25 tenaga medis yang konfirmasi terkena covid-19, dan satu meninggal. (detik.com)

Pasien Merangkak Naik Obat Dibeli

Presiden Indonesia Jokowi memutuskan memesan Avigan dan Klorokuin yang dianggap sebagai obat untuk pasien covid-19. Avigan sendiri merupan obat antivirus influenza buatan Jepang yang diresepkan bagi pasien positif covid-19 di Jepang.

Namun demikian penderita corona semakin bertambah, pada 21/3/2020, terdapat 450 yang positif, 20 sembuh, sedangkan yang meninggal bertambah menjadi 38.

Indonesia pun semakin menyiapkan skenario lain, yaitu karantina khusus untuk pasien covid-19 di beberapa gedung. Selanjutnya, infrastruktur pendukung untuk merawat pasien terpapar virus corona, antara lain di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, juga Pulau Sebaru dan Pulau Galang.

Dokter Meninggal | Artis Terpapar

Kabar duka mendalam hadir di hari penangan covid-19, ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Daeng M Faqih menyatakan ada tiga dokter meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Corona. Salah satunya adalah dr. Djoko Judodjoko, Sp. B. Tidak berselang lama disampaikan bahwa yang meninggal dari dokter berjumlah 6 orang. Tentu hal ini pukulan bagi Indonesia karena mereka menjadi garda terdepan dalam penangan covid-19 yang semakin menggila.

Di hari ini pula artis yang terpapar corona semakin bertambah. Setelah sebelumnya Detri Warmanto, hari ini (22/3/2020) Andrea Dean juga mengumumkan positif covid-19. Dukungan pun mengalir. Kabar ini semakin menjelaskan posisi virus corona di Indonesia sudah semakin ganas.

data virus corona di Indonesia
sumber detik.com

Pada 22 Maret virus corona di Indonesia sudah mencapai 514 kasus, dengan 48 meninggal, dan 29 sembuh.

20 Provinsi dan UN Dibatalkan

Virus corona di Indonesia semakin meluas, dikutip dari liputan 6 ada sekitar 20 Provinsi yang diketahui menangani pasien corona. Luasnya sebaran inilah yang mengkhawatirkan. Penyebarannya sangat cepat sekali.

Pada 24/3/2020 presiden Jokowi pada akhirnya meniadakan UN untuk keselamatan para siswa atas merebaknya corona. Bahkan di tanggal tersebut Presiden menyampaikan usaha mikro bisa tunda cicilan kredit selama 1 tahun (cnnindonesia.com)

Pemerintah Buka Donasi | Ibu Kota Baru Jalan Terus

Pemerintah akhirnya membuka pintu Donasi Penanganan Virus Corona di Indonesia. Donasi ini terbuka dalam bentuk uang ataupun barang (cnnindonesia.com). Namun di sisi lain pembangunan ibu kota baru terus jalan (Kompas.com). Bahkan judul berita di media terkesan menyayangkan sikap pemerintah tersebut, “Meski RI Tengah Dilanda Corona, Pembangunan Ibu Kota Baru Jalan Terus”.

Padahal penanganan corona harus fokus, karena ini masalah kesehatan yang bisa menimpa banyak masyarakat. Tapi sepertinya pemerintah punya sudut pandang lain.

Iba Paramedis dan Rombongan Pejabat

Corona semakin berkembang di Indonesia. Perjuangan dokter semakin keras. Sayangnya kisah pilu dari dokter dan perawat muncul. Dari liputan6.com disampaikan bahwa dokter dan perawat dari rumah sakit persahabatan diminta untuk tidak tinggal di kos-kosan sebelumnya.

Karena ada mahasiswa juga yang lain di kos-kosan, maka kondisi tersebut mengkhawatirkan akan menularkan kepada yang lain. Dalam kondisi ini dukungan pun berdatangan untuk tenaga medis.

Kabar dari pejabat terkena virus corona pun kembali datang. Kali ini Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, dan tiga pejabat lainnya. Tentu hal ini membuat virus corona di Indonesia semakin harus diwaspai. Sederhananya, bupati saja bisa terpapar virus, apalagi rakyat biasa.

Pada hari ini 25/3/3020, penderita virus corona di Indonesi berjumlah 790 Kasus, 58 Meninggal, 31 Sembuh (cnnindonesia.com)

Tegal LockDown Lokal

Kota Tegal menyedot perhatian, kota Bahari tersebut diumumkan LockDown Lokal. Istilah sederhananya adalah isolasi lokal. Keputusan itu membuat kota Tegal disorot karena dianggap berbeda dengan pusat. Padahal pada kenyataannya adalah isolasi lokal. (cnnIndonesia.com)

Keputusan tersebut dari sudut pandang lain dapat dimaklumi. Tegal adalah kota di mana masyarakatnya banyak yang bekerja di Jakarta sebagai pusat virus corona di Indonesia. Apalagi sudah ada satu orang yang positif terpapar covid-19.

Corona di Indonesia Tembus 1000

27/3/2020 pasien positif virus corona di Indonesia menembus angka 1.046. Dengan korban meninggal sebanyak 87 pasien, dan berhasil sembuh sebanyak 46 pasien (kompas.com). Angka ini tumbuh sangat cepat.

Tingginya prosentase kematian pasien virus corona di Indonesia menjadikan beragam pihak mulai memperhatikan tata cara mengurusi jenazah yang terpapar virus covid-19. Seperti harus menggunakan ADP dan lain sebagainya.

Bahkan sempat viral pasien dalam pengawasan asal Kolaka dibawa paksa pihak keluarga. Pasien tersebut diketahui meninggal karena ada sakit sebelumnya. Ketika tulisan ini dibuat belum keluar hasil tes pasien tersebut.

virus corona di Indonesia
Alat pelindung diri untuk tenaga medis dalam penanganan virus corona di Indonesia – Merdeka.com

Alat Pelindung Diri Medis Menipis

27/3/2020 IDI mengeluarkan pernyataan mengejutkan di tengah mewabahnya virus covid-19. Ketua IDI Dr. Daeng M. Faqih meminta agar alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis dipenuhi.

Hal ini wajar mengingat tenaga medis, utamanya dokter yang berguguran setiap harinya semakin bertambah. Hingga pernyataan tersebut dibuat, sudah 6 dokter yang menghembuskan nafas terakhir (Kompas.com). Bahkan ketika tulisan ini dibuat sudah 9 dokter yang meninggal (detik.com).

Bahkan Dr. Daeng Faqih menyebut bahwa stok alat pelindung diri untuk tenaga medis semakin menipis. Di sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan, stok APD hanya bisa bertahan untuk sepekan ke depan. Ini adalah keadaan yang mengkhawatirkan dalam menghadapi virus corona di Indonesia. (kompas.com)

40 Ton Alat Medis dan Pelindung Diri Datang dari China

Pada tanggal yang sama, 27/3/2020, bantuan alat medis dan alat pelindung diri datang dari China. Bantuan ini berasal dari pengusaha yang investasi di Indonesia. Jumlahnya tidak main-main, 40 ton. Ini merupakan kabar bahagia, penyambung stok APD yang menipis dalam penanganan Virus Corona di Indonesia.

Penyakit Si Kaya dan Miskin

Jubir pemerintah dalam penanganan virus corona di Indonesia, Yurianto, memberikan pernyataan yang membingungkan, ia meminta yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar, dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya. (27/3/2020) (cnnIndonesia.com)

Hal ini tentu sangat menyakitkan, padahal faktanya virus ini berasa dari luar negeri, maka yang sanggup untuk bepergian ke luar negeri adalah orang kaya. Ingat bagaimana kasus pertama di Indonesia berawal dari lantai dansa. Tidak mungkin orang miskin tahu dansa.

Dusun Desa LockDown Akibat Virus Corona

LockDown semakin marak dilakukan setelah melihat perkembangan kasus covid-19 begitu cepat terus bertambah. Pada 29 Maret 2020, pasien positif berjumal 1.285, jumlah ini bertambah 130 dari sebelumnya. Sedangkan pasien yang meninggal berjumlah 114, artinya hampir 9 persen prosentasi meninggal di Indonesia. Tergolong tinggi. Sedang yang sembuh rendah, 64.

lockdown virus corona di Indonesia
Kampung Krapyak, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, Sabtu (28/3/2020). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Maka setelah sebelumnya kota-kota menetapkan LockDown mandiri, isolasi daerah, tidak total LockDown, seperti Tegal dan Tasikmalaya, beberapa kota besar mulai menetapkan larangan parsial. Seperti Surabaya, beberapa jalan utama ditutup dalam waktu tertentu, Bandung juga demikian.

Yang lebih unik adalah, beberapa desa bahkan dusun menetapkan LockDown wilayah secara mandiri. Seperti wilayah Yogyakarta, Dusun Randu, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, memasang spanduk LockDown. Ini sebuah pesan kepada perantauan agar tidak mudik terlebih dahulu. Dusun Cebongan Kidul, Mlati, Sleman, juga menetapkan hal yang sama (solopos.com).

Bus AKAP dan AJAP Dilarang Beroperasi

Kepala dinas perhubungan DKI Syafrin Liputo menginstruksikan penghentian sementara layanan bus antar kota antar provinsi, juga antar jemput antar provinsi dan pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus yang lebih luas. Peraturan tersebut berlaku mulai 30 Maret 18:00. (kompas.com)

Perlu diketahui, banyak masyarakat yang berbondong-bondong meninggalkan Jakarta, bahkan Presiden menyampaikan ada 14.000 orang tinggalkan Jakarta dalam sepekan terakhir.

Kita memang harus mengingat Itali yang juga beberapa orang kembali ke kampung halaman, tapi justru karena hal tersebut virus lebih cepat menyebar.

Larangan Ditunda Luhut

Namun demikian larangan tersebut dibatalkan Luhut Binsar Panjaitan selaku Plt dari Menteri Perhubungan yang sedang terpapar virus corona. Alasan penundaan adalah menunggu kajian dampak ekonomi yang menyeluruh. (Republika.co.id)

Dalam kasus penanganan virus corona di Indonesia, nama Luhut Binsar Panjaitan memang sering muncul dalam beberapa kebijakan yang langsung, ataupun tidak langsung yang berakibat pada penanganan covid-19.

Opsi Darurat Sipil

Presiden Jokowi memberikan instruksi untuk lebih mengintensifkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing. Juga opsi untuk darurat sipil. Opsi darurat sipil berarti tahapan awal dari penetapan keadaan bahaya yang bisa ditetapkan karena pemberontakan, kerusuhan, atau bencana alam. (30/3/2020). Kalau menetapkan ini maka akan ada konsekuensi bagi yang masih keluyuran. (detik.com)

Namun kebijakan ini langsung dikiritik. Dikutip dari Tempo, bahwa Presiden Jokowi lari dari tanggung jawab, karena sebenarnya ada kebijakan lain yang lebih tepat, yaitu Karantina Wilayah, tapi tidak disebutkan sama sekali. Karena jika karantina wilayah, kebutuhan dasar masyarakat harus dipenuhi. (tempo.co)

Anies Mengumumkan 283 Meninggal

Hal mengejutkan diumumkan Anies Baswedan bahwa sejak 6 Maret 2020, telah meninggal 283 yang dikebumikan dengan cara pemakaman pasien covid-19. Angka ini tentu besar. Hal tersebut dikarenakan memang belum dites, atau sudah dites tapi hasilnya belum keluar (liputan6.com).

Dengan kata lain, angka yang beredar di masyarakat sebagai positif covid-19 bisa jadi lebih besar, hanya belum terdeteksi dan lain sebagainya. Hal ini dibuktikan dengan kecepatan penyebaran. hingga 30/3/2020 mencapai 1.414, sedangkan yang meninggal 122, yang sembuh 75.

Warga Jombang Positif Tidak Diisolasi

Ada yang unik dalam penanganan pasien covid-19. Pemerintah Jombang sudah menyatakan adanya pasien yang positif. Anehnya warga tersebut tidak diisolasi, hanya diambil swab saja. Pihak RSUD menilai pasien tersebut cukup isolasi di rumah saja karena dinilai kondisinya sehat. Padahal bisa jadi dalam perjalan mampir di warung, batuk-batuk atau bersin sekali. Dan kelebihan virus ini adalah kecepatan penyebarannya. Semoga tidak cepat menyebar. (detik.com)

Tergeletak di Jalan dan Taman

Di tengah usaha untuk terus membangkitkan optimisme pencegahan virus corona di Indonesia, kabar mengejutkan justru muncul. Dikabarkan dua orang tergeletak di tempat umum. Meskipun belum ada laporan apakah positif covid-19, namun hal tersebut membuat was-was masyarakat.

Pertama Pria tergeletak di Taman Sebrang Walikota Jakarta Timur, Kodim 0505. Ketika diperiksa, suhunya mencapai 41 derajat celcius. Orang pun menjauh, tidak ada yang berani mendekat, karena protokol saat ini harus sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah (Tribunnews.com).

Kedua, Pria tergeletak di jalan Jakarta kota Bandung pada Selasa pukul 13.00. Karena sifatnya sama, tiba-tiba terjatuh, maka harus dievakuasi dengan protokol medis yang ada sekarang. Kejadian ini viral di grup whatsApp dan media sosial. (Pojoksatu.id)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *