Uniknya Pesantren Sains Salman Cirebon

Posted by

Pesantren Sains Salman Cirebon mulai banyak dibicarakan. Terutama karena paduan ilmu sains dan tahfidzul qur’an menjadi tren baru di masyarakat. Angin segar pola pendidikan macam ini tak hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di kota besar.

Daerah Cirebon yang memiliki banyak pedesaan nan asri juga turut memberikan andil dalam kemajuan ilmu pengetahuan. Pesantren Sains Salman Cirebon ini cukup berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

Profil Pesantren Sains Salman Assalam

Dididirikan oleh lima orang alumnus ITB dan alumnus Gontor pada tahun 2008, pesantren ini memiliki visi agar ilmu sains dapat bersanding dengan ilmu Al Quran.

Model seperti ini menjadi tren yang dalam sudut pandang kami diawali Insan Cendekia Serpong dengan memadukan Iptek dan Imtaq. Yang kemudian berkembang ke seluruh penjuru negeri seperti Pesantren Sains Tebu Ireng dan sejenisnya.

pesantren sains salman cirebon

Pada tahun 2014, karena beberapa hal, pesantren ini direlokasi dan didirikan diatas tanah wakaf dari KH Usep Saifuddin Zuhri yang merupakan seorang ulama sekaligus alumnus pondok Gontor

Saat itu, jumlah santri sekitar 18 orang. Sejak berpindah tempat ke desa Cikahalang, kecamatan Dukuhpuntang, nama pesantren Darussalam pun berubah menjadi Pesantren Sains Salman Assalam di bawah naungan yayasan Assalam. 

Pesantren Sains Salman Cirebon kemudian membuka lembaga pendidikan formal SMP dan Aliyah untuk lebih mengembangkan diri. Hingga kini, terdapat lebih dari 300 siswa dan siswi yang belajar di pesantren Sains Salman Assalam Cirebon.

Yang istimewa dari pesantren ini adalah tempat, berada di kaki gunung Ciremai, pesantren ini cukup indah dihiasi dengan kolam dan sawah-sawah. Suhunya rata-rata di kisaran 26 derajat celcius.

Kurikulum Pesantren Sains Salman Assalam

Sesuai dengan namanya, sains dan agama menjadi nilai utama dari pesantren ini. Dari halaman Republika, Ustad Warso Winata, pimpinan Pesantren Sains Salman Cirebon sekaligus alumni Gontor, menjelaskan jika kurikulum pesantren Salman Cirebon memang dipacu untuk melahirkan para saintis yang intelek namun juga faham agama. 

Porsi untuk belajar sains dan quran sama sama 50%, santri dan santriwati didorong untuk menguasai keduanya. Sehingga porsinya seimbang, tidak lebih dominan sains seperti MAN Malang yang terkenal. Oleh sebab itu disebut pesantren Sains. Unsur pesantrennya kental.

Pembelajaran yang dilakukan juga cukup intens. Seperti sekolah pada umumnya, pendidikan formal tingkat SMP dan SMA diajarkan di sekolah sedangkan pendidikan agama dan tahfizul quran diajarkan di pesantren. 

Santri dan santriwati juga turut langsung praktek ilmu sainsnya di pesantren, salah satu fasilitas yang diberikan adalah kolam kolam ikan dan persawahan untuk beragam praktikum IPA.

Harapan pengelola dan guru-guru di pesantren ini, alumninya dapat mewarnai kancah perguruan tinggi nasional di Indonesia. Harapan ini kalau di Jawa Tengah seperti pesantren Isy Karima Solo.

Dengan kata lain di tengah tradisi pesantren salafiyah di Cirebon, Pesantren Sains Salman Cirebon memberikan variasi pilihan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. 

PanduanTerbaik.id

Meskipun memang pesantren ini secara nasional belum banyak terdengar prestasi di bidang sains terutama untuk OSN.

Gebyar Sains Salman Assalam (Gss)

Ada acara unik dari Pesantren Sains Salman Assalam yang digelar setiap tahun, yaitu adalah Gebyar Seni Sains Salman Assalam atau biasa disingkat GSS. Acara ini diikuti oleh berbagai pesantren dan sekolah tingkat SD/MI – SMP/MTS dari berbagai daerah di Cirebon. 

Selain olimpiade IPA dan Matematika, GSS juga memiliki kompetisi seni dan olahraga.

Inilah yang menurut kami unik, setiap tahun santri Pesantren Sains Salman Cirebon seolah diwajibkan untuk kompetisi minimal dengan sekolah-sekolah di wilayah Cirebon. Tidak banyak sekolah atau pesantren yang seperti ini.

Acara yang diadakan selama dua hari ini dipanitiakan oleh siswa siswi dari kelas dua aliyah. Selain untuk melatih para siswa belajar manajemen dan organisasi, acara ini juga diharapkan mampu memperkuat ukhuwah antar sekolah SD/MI, SMP/MTs se kabupaten Cirebon.

Kegiatan Harian Santriwan Dan Santriwati

Hidup di pesantren tentu tak sama dengan hidup di dunia luar pesantren. Kegiatan pagi santri Pesantren Sains Salman Cirebon sudah dimulai sejak pukul 03.45 hingga 04.00 untuk menunaikan sholat tahajjud. 

Setelah itu, dilanjutkan dengan sholat subuh dan tahfizul quran. Saat jarum jam menunjukkan pukul 06.00 santri dan santriwati bersiap untuk sarapan dan persiapan masuk ke kelas. 

Sebelum masuk kelas, pada pukul 07.15 santriwan dan santriwati akan bertadarus quran dan mendengarkan taujihat pagi. Pada pukul 07.30, kegiatan belajar mengajar dimulai. 

Kegiatan belajar selesai pada sore hari, santri pun melaksanakan sholat ashar berjamaah dan murojaah hafalan mereka. Pukul 15.45, bel berbunyi, saatnya santri berisitirahat atau berolahraga. 

Adapun kegiatan malam hari dimulai setelah sholat isya berjamaah. Mereka akan murojaah hafalan terlebih dahulu untuk kemudian melanjutkan tahfidzul quran. Tepat pukul 20.00 hingga 22.00, santri akan melakukan pembelajaran malam terbimbing hingga kemudian dilanjutkan dengan tidur malam. 

Biaya Masuk Pesantren Sains Salman Assalam

Adapun biaya masuk Pesantren Sains Salman Assalam adalah 5. 125.000 rupiah. Untuk SPP dan makan perbulannya adalah 750.000 dengan tambahan biaya laundry sebesar 75.000. 

Bagi santri yang baru masuk pertama kali, dikenakan biaya infaq pembangunan sebesar 1.500.000, infaq fasilitas dan sains sebesar 300.000 serta biaya lainnya bertotal, 4.200.000. 

Adapun syarat pendaftarannya cukup mudah, peserta didik tinggal mengisi formulir online dan surat pernyataan saja. Jangan lupa untuk menyerahkan ijazah, KK, Akta Kelahiran, KTP wali dan pas photo 3×4, 2 lembar. 

Alamat Pesantren Sains Salman Assalam

Adapun untuk alamat pesantren Sains Salman Cirebon yaitu Jl. Buyut Ngabei, Cikalahang, Kec. Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat 45652. Untuk nomor telepon bisa menghubungi,  0857-9756-1444

Website resmi bisa dikunjungi di sini https://salmanassalam.sch.id/

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *