Kenapa Sekolah Islam Mahal | Antara Niat dan Tuntutan

Posted by

Kenapa sekolah Islam mahal, pertanyaan ini selalu menghantui wali murid. Di satu sisi ingin masukkan anak ke sekolah Islam. Tapi di sisi lain biayanya mahal-mahal. Maka kemudian muncul pertanyaan, kenapa sekolah Islam mahal. 

Informasi yang kami himpun berdasarkan pengalaman kami mendampingi sekolah-sekolah Islam, pesantren-pesantren, dari yang biaya masuk jutaan, hingga enam puluhan juta rupiah. Semoga bisa menjadi manfaat.

Komponen Penting Biaya Sekolah Islam

Mengadakan pendidikan di era millenial tidak seperti mengadakan pendidikan di era kolonial. Sistem selalu disempurnakan. Meskipun demikian komponen tetapnya tidak berubah. Pertama adalah Guru. 

Kedua adalah siswa. Meskipun komponen yang satu ini adalah objek pendidikan, namun demikian sangat mempengaruhi faktor biaya. Segmen yang dituju akan menghasilkan segmentasi pembiayaan.

kenapa sekolah islam mahal

Ketiga adalah fasilitas. Komponen kenapa sekolah mahal yang satu ini memang sangat berpengaruh pada biaya. Tidak hanya fasilitas pokok, tapi juga fasilitas penunjang lainnya yang membuat sekolah tersebut menjadi perhatian masyarakat. 

Terakhir adalah faktor pengelola atau pemilik. Di era modern seperti sekarang ini sekolah memiliki pemilik yang terkadang memang menghitung dengan pola bisnis. Sehingga kalau dalam bisnis biasanya disebut dengan investor. 

Memahami beberapa komponen penting dari biaya sekolah, maka kita akan tahu kenapa sekolah Islam mahal. 

Guru Bagus dari Gaji Bagus

Sudah menjadi rahasia umum kalau sdm yang bagus pasti mahal. Begitu juga dengan guru yang bagus. Sehingga mendongkrak biaya. Kalau gurunya digaji biasa, maka akan berpindah ke sekolah lain. Paling tidak guru jangan sampai kekurangan. 

Nah masalahnya, keberhasilan pendidikan kepada siswa sangat dipengaruhi oleh bagaimana pendampingan gurunya. Oleh sebab itu butuh guru yang berkualitas dan berdedikasi. Inilah yang membuat sekolah islam mahal. 

Apalagi sekarang rasio siswa dalam kelas diperkecil. Dulu satu kelas isi 40 anak. Tapi sekarang sudah semakin mengecil menjadi hanya 30 siswa. Itupun modelnya dengan dua guru di kelas. Ada juga yang satu kelas hanya 15 siswa meski satu guru. Oleh sebab itu rasio guru dan siswa menjadi berbeda dengan zaman dulu.

Tuntutan Zaman dan Masyarakat

Faktor kenapa sekolah Islam menjadi mahal yang kedua adalah tuntutan dari masyarakat itu sendiri. Di zaman sekarang ruangan tidak ber-ac tidak afdhol. Gedungnya sederhana tidak meyakinkan. Serta seterusnya. Tentu hal ini menuntut untuk terus berbenah. 

Ada kepercayaan juga kalau bagus ya mahal. Sehingga kalau biayanya sangat murah justru tidak banyak yang berminat.

Fasilitas Penunjang dan Penggembira

Ketiga adalah faktor fasilitas. Sebenarnya kalau dari model pendidikan sekolah Islam tidak jauh berbeda. Ada kurikulum inti, ada kurikulum khas sekolah yang identik dengan keislaman. Seperti pembiasaan shalat, kemudian tahfidz Quran. Namun yang paling membedakan adalah fasilitasnya. 

Semakin banyak fasilitas yang diberikan tentu akan membutuhkan biaya yang lebih mahal. Sehingga antara satu sekolah dengan sekolah lain, jika berbeda harga, itu pasti persoalan fasilitas yang berlebih. 

Contoh sekolah sekarang ada kolam renang, halaman yang begitu luas, kemudian lapangan indoor dan outdoor, kemudian perjalanan studi tour yang sampai ke luar negeri. Belum lagi faktor fasilitas laboratorium yang lengkap dan lain sebagainya. Contoh kongkrit bisa dilihat pada boarding school di Bogor.

Sekolah Antara Usaha dan Doa

Sudah menjadi pengetahuan umum jika sekolah sekarang lebih diperlakukan sebagai bisnis. Kapan modal bisa kembali semua diperhitungkan dengan matang. Memang demikian. Nah seringkali ada pula pemilik dari sekolah tersebut, tentu memberikan dampak ekonomi.

Maksudnya adalah, jika investor bisnis akan mendapatkan laba. Begitu juga dengan investor di dunia pendidikan. Mereka juga akan mendapatkan laba. Seberapa besar laba yang dihasilkan akan sangat mempengaruhi biaya pendidikan di sekolah tersebut. 

Memang masalahnya seringkali adalah dana untuk pengelola besar. Belum lagi kalau ada konflik di pengelola, itu pasti lebih banyak berkaitan dengan masalah dana. 

Faktor Utama Kenapa Sekolah Islam Mahal

Ini yang jarang dilakukan, sekolah tidak memiliki unit usaha untuk menopang biaya pendidikan di sekolah masing-masing. Kalaupun ada unit usaha sebagai tambahan pemasukan bagi pengelola, atau sebagai tambahan untuk fasilitas. Membantu tapi tidak signifikan.

Coba kita lihat lembaga pendidikan seperti Sidogiri dan Gontor. Dua-duanya dikenal sebagai penyelenggara pendidikan yang bagus. Tapi biaya masuknya rendah. Sidogiri hanya di angka dua jutaan, bisa diperiksa di sini. Gontor di angka 5.4 jutaan (2020) bisa diperiksa di sini. 

Mengapa ini bisa terjadi, karena unit usahanya bisa menopang untuk biaya kesejahteraan guru. Jadi biaya siswa untuk siswa itu sendiri. Gontor untuk infaq pembangunan hanya 850.000.

Bandingkan dengan yang lain sampai puluhan juta. Sidogiri pun demikian hanya 1 juta rupiah. Padahal pembangunan di pesantren tersebut tidak pernah berhenti. Tentu karena faktor niat memang ingin mendidik santri menjadi penentu.  

Oleh sebab itu kalau ditanya kenapa sekolah Islam mahal, jawabannya karena semua faktor yang demikian. Semoga bermanfaat. Baca juga artikel kapitalisme sekolah di sini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *