7 Pesantren Terbaik di Madura | Tertua dan Dihormati

Posted by

Pesantren terbaik di Madura menjadi incaran penuntut ilmu di wilayah Jawa Timur. Madura juga dikenal sebagai gudangnya para ulama. Wilayah dengan empat kabupaten ini masyhur dengan Syeich Kholil Bangkalan.

Oleh sebab itu pesantren-pesantren terbaik juga bertebaran di Madura. Berikut beberapa pesantren terbaik di Madura. Dasar kami adalah review di internet, rating google, dan beberapa aspek subjektif lainnya.

Pesantren Terbaik di Madura Darul Ulum

Jika di Pasuruan ada Sidogiri, maka di Madura ada Darul Ulum, Banyuanyar. Pesantren ini modelnya seperti pondok pesantren Sidogiri.

Pesantren ini adalah pondok salaf, klasik, tradisional, dengan ditandai metode belajar yang menggunakan kitab kuning dan penguasaan nahwu sorof dengan cukup baik.

Jika kita keliling di jam-jam tertentu, hafalan nadzaman bait-bait alfiah terdengar. Mereka pun masih menggunakan sarung dan kopyah putih sebagai identitas. Dan hampir banyak pesantren Madura juga demikian.

Yang menandakan kebesaran pesantren ini ada dua. Pertama adalah usianya yang tergolong sudah tua, 1718. Lembaga pendidikan jika sudah melewati dari generasi ke generasi, maka tidak perlu diragukan lagi. Kedua adalah pondok ini memang cukup besar. Ada putra dan juga putri namun terpisah dengan jarak sekitar satu kilometer.

Jumlah total berkisar 6000 lebih. Penulis pernah berkunjung ke pondok putra dan merasakan kemiripan dengan Sidogiri, juga kebesarannya. Oleh sebab itu kami masukkan sebagai pesantren terbaik di Madura.

Biayanya cukup terjangkau, sekitar 700 ribuan. Info lengkap bisa kunjungi website resmi di sini.

Al Amien, Prenduan

Jika Darul Ulum pesantren dengan pola salaf, maka Al Amien memiliki nuansa pesantren modern. Al Amien memiliki pola pendidikan TMI, sistem pendidikan mandiri yang mirip dengan KMI Gontor atau model-model sistem pendidikan di pesantren lainnya.

Cara berpakaian sehari-hari pun menggunakan kemeja dan dasi. Oleh sebab itu Al Amien dikenal sebagai pondok modern di antara pesantren salaf di Madura.

Namun demikian, entah karena berada di Madura, pondok pesantren Al Amien Prenduan juga ada pilihan Ma’had Salafy, pesantren klasik. Sehingga identitas utama dari pesantren ini sebenarnya adalah banyaknya jenis pendidikan yang ada di dalamnya.

Ada Ma’had Tahfidz Quran, ada Ma’had Salafy, ada TMI yang notabene modern, dan ada juga perguruan tingginya. Pesantren ini memang memiliki jenjang lengkap.

Istilah sederhana, di pesantren ini semuanya ada. Sehingga tak heran kami masukkan sebagai salah satu pesantren terbaik di Madura. Oleh sebab itu kami masukkan dalam pesantren terbaik di Madura.

Dalam sejarahnya, pesantren ini memang banyak terinspirasi dari Gontor. Hal ini dibuktikan dengan pimpinan Pondoknya yang terdahulu bernama KH. Tidjani Djauhari. Beliau adalah alumni Gontor pada tahun 1964.

Sepulang dari Timur Tengah pada tahun 1971, pesantren Al Amien disempurnakan menjadi lembaga pendidikan modern ala Gontor. Oleh sebab itu nuansa pesantren modern kental di pondok putra dan putri ini. 

Biayanya sekitar 2.4 jutaan dengan bulanan sekitar 500 ribuan. Informasi lengkap bisa kunjungi website resminya di sini.

As Shomadiyah, Bangkalan

Pondok pesantren yang satu ini adalah paling fokus dibandingkan pesantren lain yang sudah kami sebutkan. Identitasnya lebih dikenal sebagai pesantren tahfidz Al Quran. Pesantren ini memiliki fokus pada aspek ini. Oleh sebab itu kami masukkan menjadi salah satu pondok pesantren terbaik di Madura.

Namun demikian tidak banyak informasi yang kami dapatkan tentang pesantren ini. Kami sendiri belum pernah berkunjung ke pondok pesantren yang didirikan oleh Haji Makki Syarbini sekitar abad 18 Masehi.

Namun demikian yang dapat kami himpun dari pondok pesantren ini adalah, pesantren As Shomadiyah memiliki jenjang pendidikan dari TK hingga madrasah Aliyah.

An Nuqayyah, Guluk-Guluk Sumenep

Pesantren Annuqayah bisa dikatakan masih kerabat dengan pesantren Al Amin Prenduan secara sejarah. Pendirinya KH. Moh. Syarqowi awal mulanya membuka pengajian al Quran di Prenduan, 14 tahun kemudian baru pindah ke Guluk-Guluk, Sumenep.

Pesantren ini memiliki model tak jauh berbeda dengan Al Amin Prenduan secara konsep dasar. Di antaranya adalah banyaknya jenjang yang ada di dalamnya, pesantren dengan ribuan santri ini pun memiliki institut agama. Oleh sebab itu variasi dalam pondok ini sangatlah beragam.

Namun demikian, jika dikatakan perbedaan antara Al Amin dengan An Nuqoyah, ada pada unsur gaya pendidikan yang klasik. Sedangkan di Prenduan ada nuansa modern. An Nuqayah bisa dikatakan serupa dengan Banyuanyar. Oleh sebab itu pesantren ini dikenal sebagai salah satu pesantren terbesar di Madura.

Alasannya, pesantren ini memiliki anak pesantren yang juga cukup banyak. Dari data wikipedia, pesantren ini memiliki luas wilayah 1.675.955 ha dari luas kecamatan Guluk-Guluk yang memiliki lahan seluas 6.691.316 ha.

Tentu saja bukan wilayah yang kecil. Gontor saja hanya sekitar 10 hektar, atau Al Hikmah Boarding School yang hanya 15 hektar. Oleh sebab itu kami masukkan pesantren ini dalam jajaran pesantren terbaik di Madura.

pesantren terbaik di madura

Usulan Pesantren Terbaik di Madura

Inilah beberapa pesantren terbaik di Madura. Dasar penilaian kami tentu saja lebih banyak unsur subyektifitasnya. Mengingat Madura memiliki sangat banyak pesantren.

Oleh sebab itu jika review ini kurang tepat, atau ada usulan pondok yang lebih tepat, kami akan merevisi. Cantumkan kritik Anda di kolom komentar. Atau jika lembaga pendidikan Anda ingin direview, cukup kirimkan brosur dan biaya pendidikan ke affany1986 at gmail.com.

Ada satu pesantren terbaik di Madura lainnya. Yaitu Mambaul Ulum Bata-bata. Namun karena adanya sanggahan informasi dikarenakan minimnya pengetahuan kami, maka lebih baik kunjungi ke website resminya di sini.

Kami masih mengosongkan tiga nomor.

2 comments

  1. Penulis kelihatan minim pengetahuan tentang pesantren mambaul ulum bata2, baik dari aspek jumlah santri, luas lahan, tahun berdiri, standar bisa masuk ke MA, bahkan hingga masalah politik. Jadi perlu banyak revisi dalam tulisan ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *