pesantren terbaik di solo

7 Pondok Pesantren Terbaik di Solo dari Tradisional hingga Modern

Posted by

Pondok pesantren terbaik di Solo dikenal memiliki variasi model pendidikan. Dari model pendidikan berbasis modern, bersasis tahfidz Quran, sampai berbasis yatim piatu semuanya hadir di kota Solo Surakata.

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini PanduanTerbaik.id ingin mengulas beberapa pondok pesantren terbaik di Solo, terutama karena perannya yang begitu besar bagi kemajuan agama Islam di kota yang dikenal masyarakatnya paling halus di Indonesia. Urutan bukan merupakan peringkat.

1. Pesantren Ta’mirul Islam

Salah satu pesantren terbaik di Solo adalah Ta’mirul Islam. Pesantren ini berdiri pada tahun 1986, tergolong pesantren tua. Namun pesantren ini memiliki kedudukan yang cukup penting dalam peta dakwah Islam di Solo.

Besarnya peran pesantren Ta’mirul Islam terbukti dari kunjungan calon presiden pada kampanye 2019 ke pesantren tersebut. Padahal pesantren ini secara fisik tidak terlalu besar. Santrinya hanya sekitar 700-an putra dan putri. Bahkan pimpinan pesantren sekarang dikabarkan akan maju pemilihan walikota melalui jalur independen karena banyak dorongan.

Secara pesantren, pondok ini memiliki kurikulum mu’adalah. Yaitu kurikulum pesantren yang sudah diakui oleh kementrian agama. Sistemnya pendidikan enam tahun, seperti laiknya pesantren Gontor. Untuk bahasa Arab menjadi alat komunikasi santri yang cukup baik.

Biaya masuk Pondok Pesantren Ta’mirul Islam sekitar hampir Rp9.000.000. SPP bulanan sebesar Rp835.000 sudah termasuk makan, dan asrama. Informasi lengkap di sini

2. Pondok Modern Assalam

Pondok pesantren Assalam bisa dikatakan merupakan salah satu pesantren terkenal di Solo. Memulai aktif kegiatan pesantren pada tahun 1985-1986, pondok pesantren ini tumbuh berkembang dengan cepat terutama berkaitan dengan amal usahanya seperti supermarket.

Assalam memiliki karakteristik pendidikan umum dan pesantren sudah dirangkum menjadi satu, dan santri dididik di asrama. Jenjang yang tersedia adalah Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, jenjang lain adalah madrasah takhassus, Sekolah Menengah Atas, dan yang terakhir adalah Sekolah Menengah Kejuruan.

Kehidupan di pesantren ini dimulai dari 04:30, atau shalat subuh, adapun pendidikan formal dimulai dari 07:00-12:40. Kehidupan santri akan ditutup pada pukul 22:00.

Untuk fasilitas di pesantren ini cukup memadai, bahkan bisa dikatakan lebih dari cukup berbanding pesantren pada umumnya. Bisa terlihat dari kamar-kamar yang tersedia. Juga ruangan dan kelas yang cukup memikat.

Biaya masuk pondok pesantren Assalam Solo sekitar kurang lebih Rp19.000.000-an. Untuk ukuran pesantren di Jawa Tengah memang tergolong mahal. Maka secara biaya kami memasukkan Assalam ke dalam boarding school. Sedangkan untuk SPP sebesar Rp2.500.000-an. Website resmi di sini.

pesantren terbaik di Solo
Pesantren As Salam Solo

3. Al Mukmin Ngruki

Kalau dengar nama Al Mukmin Ngruki pasti langsung teringat Abu Bakar Ba’asyir. Tokoh yang dikenal oleh pemerintah dicap terkait jaringan teroris. Keluar masuk penjara, dan selalu menghiasi pemberitaan di media massa.

Tapi tahukah Anda bahwa jumlah santri di pesantren ini justru tidak menyusut. Sekitar tahun 2019, santrinya sudah mencapai 1.300. Untuk ukuran pondok pesantren, jumlah tersebut sudah sangat banyak. Artinya pemberitaan media tidak mempengaruhi minat kepada pesantren tersebut.

Secara pendidikan, pesantren yang berdiri sekitar 1962 ini memang cukup variatif. Dari pendidikan formal semacam Madrasah Tsanawiyah, hingga KMI atau sistem mu’adalah kemenag. Juga ada tahfidz Quran dan meluluskan setiap tahun setidaknya 50-60 para huffadz Quran. Istimewa. Kelebihan Al Mukmin Ngruki bisa dikatakan variasi pendidikan, dari sorogan sampai tingkat ma’had Aly tersedia.

Untuk biaya masuk pesantren Al Mukmin Ngruki sekitar Rp11.000.000,- ada perbedaan putra dan putri, tapi sekitar kurang lebih di angka tersebut. Adapun biaya bulanan sebesar Rp1.290.000-an. Website resmi di sini.

4. Al Muayyad Mangkuyudan

Tidak afdol jika membahas pesantren terbaik di Solo tapi tidak memasukkan pesantren Al Muayyad Mangkuyudan Solo. Pesantren ini dari usia tergolong tertua, yaitu pada tahun 1930. Sehingga dalam peta pesantren di Solo, Al Muayyad merupakan salah satu sejarah penting. Oleh sebab itu seperti KH. Ma’ruf Amin bersilaturahim ke pesantren ini di tahun 2018.

Pesantren ini memiliki fokus pada pendidikan Al Quran. Oleh sebab itu pendidikan Al Quran memang menjadi inti dari pesantren ini. Meskipun demikian dari 1970, pendidikan formal seperti MTS dan SMP sudah ada di pesantren ini. Madrasah Aliyah di tahun 1974, dan Sekolah Menengah atas pada tahun 1992. Semuanya di lingkungan pondok pesantren, bukan seperti pesantren kalong.

Secara warna pendidikan, pesantren ini bernuansa khas pendidikan pesantren kitab kuning, dengan kajian sorogan dan bandongan. Oleh sebab itu nuansa pesantren tradisional semacam bersarung dan berkopyah putih menjadi pemandangan yang sangat umum bisa dilihat di pesantren ini.

Untuk biaya masuk pendaftaran pesantren Al Muayyad Mangkuyudan sebesar Rp10.000.000-an. Standard untuk salah satu pesantren terbaik di Solo.

5. Pesantren Jamsaren

Rasanya tidak elok melewatkan pesantren yang satu ini. Pesantren Jamsaren dalam peta dakwah Indonesia pra kemerdekaan memiliki posisi yang sangat strategis karena memiliki sejarah erat dengan pemerintahan Pakubuwono. Berdiri pada 1750-an, pesantren ini tergolong pesantren tertua di Indonesia. Nama Jamsaren terambil dari pendiri yang bernama Kiai Jamsari dari Banyumas.

pesantren tertua di Solo Jawa Tengah
Pesantren Jamsaren Solo Surakarta

Dari pesantren ini pula banyak kyai-kyai pendiri pesantren besar lahir. Contoh Kiai Dimyati pendiri Termas Pacitan, Kiai Arwani Amin pesantren tahfidz Quran Kudus. Kemudian Kiai Abdul Hadi Zahid pesantren Langitan. Kiai Imam Zarkasyi Gontor, dll. Oleh sebab itu pesantren ini sedari dulu sudah menjadi pesantren terbaik di Solo.

Untuk pendidikan pesantren di Jalan Veteran ini bernuansa salaf dengan kajian kitab kuning yang mendalam. Salah satu ilmu utama yang didalami adalah ilmu alat, yaitu nahwu, sorof. Kemudian ilmu yang lain seperti tafsir, fiqh, hadist, dan lain-lain juga dipelajari di pesantren ini. Polanya pagi sekolah formal, sore hingga malam belajar agama.

Pendidikan formal yang ada di dalam pesantren tertua ini di antaranya TK, SD, MI, Mts, dan MA. Pendidikan non formalnya bermacam-macam, dari pendalaman agama hingga tahfidz Quran.

6. PPTQ Ulul Albab Godog

Pesantren ini memang tidak terlalu besar, namun pesantren ini mendidik khusus pada aspek tahfidz Quran. Pendidikannya memiliki moto bermanhaj salaf mengikuti sunnah. Maka dari berpakaian pun terlihat, yang putri beberapa menggunakan cadar.

Pendidikan tahfidz Quran di pesantren ini memiliki target 4 tahun. Yaitu bagi mereka yang sudah lulus sekolah dasar, atau madrasah ibtidaiyah. Pendidikan formal juga didapatkan tingkat SLTP. Di sisi lain ada pembelajaran kitab turats untuk bekal kehidupan dan ibadah para santri.

Istimewanya di pesantren ini bagi siswa yang berprestasi dalam menghafal akan ada beasiswa Free SPP. Jumlah santrinya mencapai 400-an, dengan 200-an santri putra, dan 200-an santri putri yang tinggal di wilayah terpisah.

Untuk biaya masuk pesantren PPTQ Ulul Albab sekitar Rp6.000.000-an, hampir Rp7.000.000. Sedangkan SPP bulanan sebesar Rp800.000. Cukup standard. Website resmi di sini.

7. Al Inshof Gondangrejo

Jika sebelumnya ada pondok modern di Solo, juga ada pondok tahfidz Quran, atau pondok tradisionil dengan pendidikan formal di dalam pesantren, kali ini adalah pilihan pesantren dengan pendidikan pesantren full. Artinya lebih banyak yang hanya belajar kitab dan mengaji dibanding dengan pendidikan formil. Berdiri pada tahun 2009, pesantren ini memberikan alternatif pendidikan di Solo.

Namanya pesantren Al Inshof, artinya legowo. Bahkan biaya pendidikan tidak diwajibkan, tapi juga tidak digratiskan. Artinya yang mampu membayar, yang tidak diikhlaskan oleh sang kyai. Di sini juga unsur intuitif kental, atau batiniyah, melatih jiwa dengan pendekatan kepada Allah.

Kegiatannya mayoritas mengaji dengan kyai bermodel sorogan. Jadi setelah magrib mengaji Quran, dibacakan oleh kyai, kemudian ditirukan. Setelah mengaji Quran dilanjutkan dengan mengaji kitab tafsir Jalalain. Begitu juga di waktu pagi hingga siang. Kegiatannya adalah mengaji. Hafalan Al Quran. Bisa dikatakan ini pesantren khas pendidikan tradisional.

Untuk bekal hidup santri, setiap pekan ada pelatihan ketrampilan. Biasanya hari Selasa. Didatangkan ahli-ahli dalam banyak bidang. Membuat sabun, membuat pakan ternak, dan lain sebagainya.

Inilah beberapa pondok pesantren terbaik di Solo yang bisa menjadi pilihan. Jika ada informasi yang kurang tepat mohon cantumkan di kolom komentar agar bisa kami perbaiki.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *